Thursday, July 29

Ketar-Ketir Usai 2 Anggota DPRD Grobogan Positif Covid-19

Tracing (pencarian) serta testing (pengujian) langsung dikerjakan habis dua anggota DPRD Grobogan positif Covid-19. Dinas Kesehatan pilih rapid gen selaku sistem pengujian supaya hasilnya bisa lebih cepat serta lebih tepat.

“Seluruh dicheck rapid gen. Anggota serta staff sekwan,” kata Agus Muridnto, ketua DPRD Kabupaten Grobogan.

Test dikerjakan untuk mengenali sejak awal kali kekuatan penyebaran Covid-19 di kelompok anggota DPRD Grobogan karena mereka kerap lakukan aktivitas yang terkait langsung dengan warga.

“Mengantisipasi agar terang keadaannya sehat atau benar ada tanda-tanda. Bila kelak ada yang reaktif akan dikerjakan kontrol selanjutnya,” katanya.

Berkaitan keadaan kesehatan dua anggota dewan yaitu Setyohadi serta Rio Ardian dipastikan positif Covid-19, Agus akui akan bertanya keadaan ke Sekwan atau ke Dinas Kesehatan.

“Kelak kita pengaturan berkaitan keadaan kesehatannya ke Sekwan. Untuk langkah pertama kita kerjakan repid gen kecuali untuk treking untuk mengantisipasi,” katanya.

Bukan hanya menyarankan, dalam melakukan pekerjaan, lebih Agus, DPRD masih mengikut prosedur kesehatan menggunakan masker sepanjang tatap muka, membersihkan tangan serta jaga jarak.

“Di keadaan sekarang ini kita masih menyarankan masyarakat masih patuhi prosedur kesehatan. Cara ini untuk menahan penebaran Covid-19 di tengah-tengah warga,” ucapnya.

Dikontak terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, dr Selamet menerangkan, rapid gen anggota serta staff dewan dikerjakan mencari kontak langsung habis dua anggota dewan terkena Covid-19. Dua anggota dewan itu yaitu, Setyohadi serta Rio Ardian.

“Seluruh dikerjakan rapid gen. Ada 43 dewan yang turut. Bekasnya akan kerjakan test berdikari Dinas Kesehatan,” kata Selamet.

Kontrol massal anggota DPRD serta staff dikerjakan untuk ke-2 kali. Ppemeriksaan massal pertama dikerjakan pasca-Sekda Kabupaten Grobogan umumkan diri positif Covid-19 beberapa bulan kemarin.

Sampai sekarang ini, Kabupaten Grobogan mencatat 652 masalah Covid-19. Pulih 525, wafat 93 serta 22 pasien Covid-19 jalani perawatan berdikari.

Berkaitan penyeleksian sistem rapid gen, Selamet menerangkan rapid gen keluar hasilnya 15 menit. Test ini dipandang pas diaplikasikan sebab anggota dewan banyak aktivitas. Demikian memperlihatkan reaktif, karena itu orang itu akan diswab.

“Kita gunakan rapid gen untuk mengetahui adakah virus ke orang yang dicheck. Bila tidak ada virus, karena itu tampil nonreaktif serta pasti itu negatif,” katanya.

Alhamdulillah, 497 Santri Pondok pesantren El Bayan Majenang Pulih Covid-19

error: Content is protected !!